Minggu, 23 November 2014

Rapor Online Dispendik Surabaya

| No comment

Dinas Pendidikan Kota Surabaya menginisiasi penggunaan rapor online dalam penilaian Kurikulum 2013. Inisiatif ini bentuk komitmen kota Surabaya dalam melaksanakan Kurikulum 2013.
Inovasi rapor online ini pertama kalinya dilakukan di Indonesia yang diterapkan mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Inisiasi inovasi ini awalnya dilakukan dengan memetakan persoalan-persoalan apa saja yang terjadi di lapangan. Hasilnya secara garis besar ada pada proses pembelajaran, cara memberikan penilaian, dan bagaimana cara melaporkan penilaian tersebut mengingat dalam Kurikulum 2013 dituntut authentic assessment yaitu memotret senyata-nyatanya penilaian peserta didik.

Jika penilaian manual dilakukan terus-menerus, konsekuensinya guru disibukkan oleh urusan administratif. Untuk itu, perlu dikembangkan sistem yang memudahkan dan membantu guru dalam konteks impelentasi Kurikulum 2013 terutama dalam aspek penilaian peserta didik. Maka diterapkanlah sistem Rapor Online dengan format penilaian kuantitatif, kualitatif, mulai dari pengetahuan, keterampilan, hingga afeksinya secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Rapor Online di kota Surabaya sudah menginjak semester kedua. Pada semester satu tantangannya adalah penggunaan. Teknologi informasi dan komunikasi tinggi (TIK). Guru wajib menguasai TIK untuk mempermudah memasukkan evaluasi peserta didik ke dalam format Rapor Online.

Spirit menggunakan rapor online ini adalah ingin meningkatkan layanan kepada orang tua untuk mengakses informasi yang berkelanjutan mengenai perkembangan anak dari waktu ke waktu. Rapor Online ini juga, kata dia, terus digunakan sebagai rekaman evaluasi peserta didik sesuai NISN untuk tiap jenjang pendidikan. Rapor online ini sementara dapat diakses oleh para guru dan kepala sekolah melalui raporku.net. (Humas Dispendik Surabaya)




Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Accordition

Category